Memaparkan catatan dengan label Peringatan Bagi Yang Lalai. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Peringatan Bagi Yang Lalai. Papar semua catatan

Isnin, 9 Julai 2012

Peringatan Bagi Yang Lalai 5 : Kedahsyatan Kiamat.



Hari kiamat merupakan hari yang terakhir bagi manusia dimuka bumi ini. Ia merupakan hari yang menjadi penentu bagi manusia samada manusia akan dimasukkan ke syurga mahupun neraka.

" Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).." al-Haj : 1

Kemudian Allah merakamkan keadaan tersebut di dalam banyak surah di al-Quran :

" Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat)," al- Zalzalah : 1

" (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya." al-Haj : 2

" Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing)." az-Zumar : 68

Selepas dihimpunkan Allah kita semua di padang mahsyar, Allah meperlihatkan segala amalan kita. Buku catatan yang telah kita perlakukan dimuka bumi selama hayat kehidupan kita.

" Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan." az-Zumar : 28

Maka pada hari itu, tidak ada manusia dari kalangan kita yang dapat lari. Kesemuanya akan diperhitung satu persatu.

" Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya." Fathir : 18

Perkara yang paling bahagia adalah pabila orang yang bertaqwa menemui Tuhannya.

" (Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat," Maryam : 85

" Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya." al-Kahfi 107-108

Dan perkara yang paling malang, bagi mereka yang membuat kemaksiatan disisi Allah s.w.t.

"dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga." Maryam : 86

Khamis, 24 November 2011

Peringatan Bagi Orang Yang Lalai 4 : Pengharapan dari rahmat Allah.



Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a beliau berkata :

" Aku mendengar Rasullah s.a.w bersabda ; ' Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat, satu daripadanya Allah telah turunkan dan dibagi-bagikan kepada jin, manusia, binatang dan serangga. Dengan rahmatNya yang satu itu juga, para makhluq saling mencintai dan menyayangi, dan dengan rahmatNya yang satu itu juga haiwan liar mahu menyayangi anaknya. Adapun 99 rahmat lagi , Allah akan berikan kepada hamba pilihanNya nanti "..

Maksud rahmat?

~ rahmat @ rahmah bermakna kasih-sayang.

Allah s.w.t amat menyayangi kita. Telah dijelaskan dalam al-Quran al-A'raf : 56, " Sesunguhnya rahmat (kasih sayang) Allah sangat dekat bagi orang yang berlaku baik.

Rahmat Allah meliputi segenap pelusuk dalam kehidupan manusia. Bisa kita fahami pada sudut :

1. Rahmat  Allah memberi rezeki
2. Rahmat Allah memberi sakit
3. Rahmat Allah memberi kesempatan hidup
4. Rahmat Allah memberi ilmu

Dan banyak lagi yang tidak bisa kita rungkaikan satu persatu. Ketahuilah setiap yang ditentukan Allah ada rahmat (kasih sayangNya) kepada kita. Cuma akal kita tidak bisa memikir setiap hikmah yang berlaku.

Apa-apa pun, rahmat Allah yang paling besar adalah memberikan kesempatan hidup untuk kita. Kerna Allah tahu yang kita ini terlalu banyak dosa dan diberi ruang untuk bertaubat. Allahu'lam..

Jumaat, 27 Mei 2011

Peringatan Bagi Orang Yang Lalai 3 : Kubur dan Penderitaannya..


" Wahai Jiwa yang tenang, pulanglah ke hadrat Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diredhai Allah " (aL-Fajr 27-28).. 

Jalan kematian adalah suatu perkara yang pasti dan wajib dilewati oleh setiap insan yang hidup dimuka bumi yang fana' ini. Setelah menghembuskan nafas yang terakhir, kita akan dimandikan, dikafankan disolatkan dan disemadikan di dalam tanah @ kubur.

Kubur adalah suatu tempat yang mengerikan. Ini tidak seorang pun tahu nasibnya kelak setelah berada di dalam kubur. Mungkin yang selalu kita dengar adalah tentang persoalan kubur itu sendiri. Antaranya :

1. Siapa Tuhanmu?
2. Apa agamamu?
3. Siapa Nabimu?
4. Siapa saudaramu?
5. Apakah ikutanmu?

Ini adalah sebahagian dari soalan-soalan yang sering kita dengar pabila kita rajin mendengar talkin yang sering dibacakan oleh imam-imam sewaktu selepas jenazah dikebumikan.

Selepas kita dikambus maka kita akan ditinggalkan, maka datanglah 2 malaikat yang digelar Munkar dan Nakir yang akan menyoal persoalan yang di atas ini tadi. Seandainya jika kita berjaya menjawabnya, maka berbahagialah kita sehingga hari kiamat..Mudah-mudahan..Amin..

Dan jika kita tidak berjaya, alamatnya dukacita yang amat sangat. Nauzubillah.. Dan yang paling penting, jangan dok sibuk pikirkan kubur orang lain, pikirkanlah bagaimana kubur kita nanti.. Allahua'lam...

aL-Haqir Ila Robbihi
ibnumaulub
4.40am
27-5-2011
Shah Alam

Selasa, 22 Mac 2011

Peringatan Bagi Orang Yang Lalai 2 : Mati dan Penderitaannya...




" Barangsiapa yang rindu berjumpa dengan Allah (mati), maka Allah pun rindu bertemu dengannya, dan jika barangsiapa yang benci bertemu dengan Allah, maka Allah pun benci pertemuan dengannya". (al-Hadis)

Mati itu adalah suatu kebenaran yang tidak mahu tidak wajib kita lewati. Ramai orang terlupa dengan cara yang tidak sengaja. Mereka sibuk mengejar dunia, mencari harta, berkahwin ramai, sibuk mencari cinta, hingga terlupa bahwa kematian itu amat dekat dengan dia.

Sehingga suatu hari bertanya Imam al-Ghazali kepada anak muridnya, "Apakah dia yang paling dekat dengan kita tetapi kita masih menganggap dia jauh dengan kita ?".. Jawabnya, "Mati"...

Ingatlah pertemuaan dengan Allah adalah suatu perkara yang Rasullah paling cintai juga termasuk sahabat-sahabatnya. Pernah Nabi bersabda kepada kita : 

Rampas 5 perkara sebelum 5 perkara :

1. Saat muda sebelum tua.
2. Saat sihat sebelum sakit.
3. Saat lapang sebelum sibuk.
4. Saat kaya sebelum miskin.
5. Saat hidup sebelum mati.

Kata Abu Hamid al-Lafaf, ada 3  keuntungan orang yang sering mengingati mati :

1. Cepat bertaubat.
2. Qana'ah (merasa cukup dengan apa yang ada).
3. Rajin melakukan ibadat.

Termaktub didalam firman Allah s.w.t dalam surah al-Baqarah 94, "inginilah kematian itu, jika kamu benar-benar orang yang beriman". Allahua'lam....

al-Haqir ila Robbihi
ibnumaulub
9.43pm
22-3-2011
Shah Alam

Sabtu, 27 November 2010

Peringatan Bagi Orang Yang Lalai 1: Mutiara Keikhlasan.



Oleh itu, sesiapa Yang percaya dan berharap akan pertemuan Dengan Tuhannya, hendaklah ia mengerjakan amal Yang soleh dan janganlah ia mempersekutukan sesiapapun Dalam ibadatnya kepada Tuhannya".(al-Kahfi 110)

Ulama Hikmah menegaskan bahawa : “Barangsiapa melakukan 7 amalan tanpa disertakan 7 perkara, bererti hampa atau palsu amalanya”. 

1.      Takut kepada Allah tapi tidak mahu mengurangi maksiat.
2.      Mengharap pahala dari Allah tapi enggan beramal atau beribadat kepadaNya.
3.      Bertekad akan melakukan kebaikan kepada Allah tapi tidak dilakukan dalam keadaan yang nyata.
4.      Berdoa kepada Allah tapi tidak berusaha secara zahiriah.
5.      Mohon ampun kepada Allah tapi tidak menyesali dosa yang telah dilakukannya.
6.      Zahirnya berbuat kebaikan tapi dalam hatinya tidak ikhlas.
7.      Beramal atau beribadat tapi tidak mengharap keredhaan dari Allah.


Syaqiq bin Ibrahim menegaskan : Ada 3 perkara merupakan benteng amal, iaitu :


1. Hendaknya mengakui bahawa amal atau ibadatnya itu adalah dari pertolongan Allah.
2. Semata-mata mencari redha Allah agar nafsunya teratur.
3. Sentiasa mengharap redha Allag agar tidak timbul rasa tamak atau riya'.

Maka dengan 3 perkara tersebut amal atau ibadat seseorang dapat ikhlas.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails